Oleh : Eko Haryanto
Darah beku membisu terabaikan langkah semangat berjuang
Sang merah putih berkibar sekedar mengenangnya
Bambu itu dulu berdiri tegak berjuang menantang penjajah
Saat ini, ia hanyalah sebilah bambu tua yang lapuk dikandang ayam
Mampukah kita bersatu membangun negeri
Ataukah hanya sebatas mempertahankan ego sendiri
Masih hadirkah semangat pelopor di hati
Kemanakah jiwa juang menuju kemerdekaan itu
Merdeka, jujur hati kita belum merdeka
Manusia bak hanyut akan gelora kata proklamator
Seolah kita sudah bebas dan makmur
Sedang pendidikan tetap menjadi babu
Mana pelopor-pelopor itu
Penyampai aspirasi rakyat, derita rakyat
Kami tak ingin melihat kompeni jadi wakil kami
Berpoyah dengan uang melimpah
Kami sudah merdeka, kami ingin merdeka
Kembalikan hak dan berikan kewajiban kami sebagai bangsa
Bangsaku, Indonesiaku
Tumpah darah tercinta...
Medan, Jan 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar