Rabu, 26 Januari 2011

Dimana Para Pelopor?

Oleh : Eko Haryanto


Darah beku membisu terabaikan langkah semangat berjuang

Sang merah putih berkibar sekedar mengenangnya

Bambu itu dulu berdiri tegak berjuang menantang penjajah

Saat ini, ia hanyalah sebilah bambu tua yang lapuk dikandang ayam



Mampukah kita bersatu membangun negeri

Ataukah hanya sebatas mempertahankan ego sendiri

Masih hadirkah semangat pelopor di hati

Kemanakah jiwa juang menuju kemerdekaan itu



Merdeka, jujur hati kita belum merdeka

Manusia bak hanyut akan gelora kata proklamator

Seolah kita sudah bebas dan makmur

Sedang pendidikan tetap menjadi babu



Mana pelopor-pelopor itu

Penyampai aspirasi rakyat, derita rakyat

Kami tak ingin melihat kompeni jadi wakil kami

Berpoyah dengan uang melimpah



Kami sudah merdeka, kami ingin merdeka

Kembalikan hak dan berikan kewajiban kami sebagai bangsa

Bangsaku, Indonesiaku

Tumpah darah tercinta...


Medan, Jan 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar