Senin, 26 Desember 2011

Sedih dan Bahagia


Kala sedih aku ringkih dan terpuruk
Membalut sepi tanpa senyum memberi
Kepedihan menekan asa menjauh menang
Jurang kematian semakin mendekati

Kala bahagia aku tawa dan bangga
Bersama merasakan indahnya dunia
Senyum puas hingga terbawa mimpi
Hati damai serasa di surga

Kala semuanya berbaur menjadi satu
Hatiku galau tak kunjung masa
Senyum tangis mendera pikir dan jiwa
Bias perasaan membelah dua raga

Cukup hanya dengan keikhlasan
Ketulusan yang tak hiraukan kepedihan
Tak juga mengemis untuk bahagia
Cukup hanya sebuah Nama
PadaNya tempat berserah diri.

Eko Haryanto
Binjai, 26 Desember 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar