Berkelahi, bercanda,
saling mengejek, jenaka, saling berdebat dan sering usil kadang buat hati jengkel, ingin marah, merasa sakit hati. Namun, ternyata hal itu pula yang mewarnai hari mengingat masa lalu dengan kawan lama. Rasa kangen dan ingin mengenang kembali hal itu, membuat bibir tersenyum dengan berkucur air mata penuh bahagia.
Kenakalan dan petualangan gila yang seringkali membuat onar dan kerusuhan di kelas, menjadi ikon yang tak terlupakan. Berbeda dengan kegiatan-kegiatan belajar yang menjenuhkan dan juga buat pening kepala. Diantara teman-teman sekelas dulu, nama yang masih diingat adalah teman yang sangat kita benci dan juga kita sayangi, teman yang sering buat onar, buat ribut di kelas, orang yang suka bercanda hingga kawan-kawan yang populer di kelas.
Apalagi kalau punya CS (geng) di kelas, biasanya berkelompok dan jarang berbaur dengan teman-teman yang lain. Terdiri dari sekumpulan orang yang mempunyai hobi, kebiasaan, dan minat yang sama. Biasanya kawanan ini membuat sensasi yang terkadang menunjukkan diri lebih baik, lebih keren ataupun merasa lebih jago daripada yang lain, membuat kita merasa malas berurusan dengan mereka.
Justru hal itu yang sampai saat ini teringat. Apalagi kalau kita termasuk kedalam bagian tersebut. “Duh, kok dulu aku nakal banget sih” tanpa sadar kata itu terlontar dari mulut kita.
Sesekali waktu kesepian, merasa sendiri dan pada hal-hal tertentu, kenakalan kita sewaktu kecil akan teringat. Menghibur dan mengulang kembali kisah lama, seolah kita berada pada waktu itu secara bersamaan.
Apa yang paling berkesan pada saat kita bersekolah? Saat cabut, saat dihukum, saat tertawa bersama, saat menyukai seseorang, saat berpetualang bersama, saat dimarahi, saat sedih dan duka atau saat-saat lainnya yang tak terlupakan. Masih ingatkah kita pada teman SD, SMP dan SMA dulu? Bagaimana wajahnya sekarang? Atau barangkali sudah lupakah kita dengan teman-teman kita dulu? Sehingga hanya sebagian nama saja yang teringat.
Sahabat sejati itu selalu ingat akan teman-temannya, paling tidak dia mengetahui nama, wajah, sifat, mimik dan ciri temannya. Menganggap temannya itu adalah bagian dari keluarganya, komunikasi dan silahturahmi akan senatiasa terjaga walaupun jarak memisahkannya.
Ditengah kesibukan kita menjalani berbagai aktifitas, seringkali kenangan-kenangan ini muncul. Seolah kita terbuai dengan masa lalu, dan ingin kembali layaknya waktu itu. Album lusuh penuh coretan-coretan ceria, mengantarka anda dengan penuh keindahan, mengobati gundah, dan jiwa kan menjadi tentram.
Teman sebagai kuas, tintanya adalah kisah bersama, sedangkan kanvasnya adalah kita. Teman adalah motivasi dan inspirasi kita menuju langkah awal kesuksesan. Teman-teman, kau lah pelipur lara...
Kenangan Lama, oleh Eko Haryanto
---------------tamat---------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar